“Kegiatan kali ini menggandeng banyak pihak salah satunya dengan PT XL Axiata Tbk untuk memberikan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi Laut Nusantara beserta perangkat yang digunakan,” kata Direktur Perizinan dan Kenelayanan KKP, Ridwan Mulyana lewat media teleconfren saat membuka Bimtek.
Dalam kegiatan bimtek tersebut, para nelayan diajarkan mengenai aplikasi yang memberikan kemudahan bagi nelayan antara lain dalam menangkap ikan dengan memberikan informasi peta sebaran ikan.
Selain itu peserta bimtek juga diajarkan mengenai informasi bahan bakar untuk efisiensi dan peta prakiraan cuaca laut untuk keselamatan, sehingga aktivitas produksi perikanan dapat meningkat hanya melalui gawai atau handphone.
“Hal ini dapat menjadi salah satu solusi bagi nelayan ketika menangkap ikan sehingga diharapkan dapat mengubah prinsip dari mencari ikan menjadi menangkap ikan untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan sendiri,” sebut Ridwan.
Tak hanya itu saja, KKP juga memberikan bimtek bagi wanita nelayan yang tak lain adalah istri/putri nelayan melalui berbagai macam pelatihan. Mereka diberikan materi tentang pengolahan sampah dan diversifikasi limbah kepala udang menjadi produk ekonomis dimasa pandemi Covid-19 yang materinya disampaikan dari PT Pertamina (Persero) Hulu Mahakam.
Selain itu, mereka juga diajarkan bimtek inovasi produk perikanan bernilai ekonomis dan berdaya saing melalui pelatihan pengolahan ikan menjadi brownies dan cendol ikan dari tim Institut Pertanian Bogor (IPB), serta pelatihan manajerial keuangan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Mekar (membina ekonomi keluarga sejahtera).
Pandemi Covid-19 seperti yang terjadi sekarang ini membawa dampak cukup besar di sektor kelautan dan perikanan, khusunya bagi para nelayan kecil yang sehari-hari mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan hariannya.
“Dampak yang paling dirasakan adalah harga ikan yang turun drastis, meskipun hasil tangkapan stabil. “Kondisi ini memaksa para nelayan harus memiliki inovasi guna mempertahankan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan mereka di tengah pandemi Covid-19,” kata Ridwan. (adv)
Penulis: Maruly Zainuddin