Dikatakan Kurniawan, khusus capaian yang diraih Pemprov Kaltim yang berhasil meraih opini WTP selama 6 tahun berturut-turut menurutnya merupakan cerminan kerja keras semua pihak terkait untuk maksimal dalam bekerja, sehingga bisa mempertahankan opini WTP tersebut.
Menurutnya, Itda Kaltim sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pun terus komitmen melakukan tugasnya dengan melakukan pendampingan, pengawasan hingga asistensi atas laporan keuangan daerah, sehingga dijadikan target bagi pemerintah baik dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ataupun rencana strategis (Restra), sehingga akhirnya bisa meraih opini WTP.
“Kami juga senantiasa meningkatkan kapasitas dan kapabilitas APIP, dan Alhamdulillah berdasarkan surat dari BPKP, APIP kita saat ini sudah berada di level 3 sesuai yang ditetapkan dalam perjanjian kinerja,” ungkap Kurniawan. Seperti diketahui, Kementerian Keuangan RI melalui Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Kaltim, memberikan penghargaan kepada 10 kabupaten/kota termasuk Pemprov Kaltim, dengan raihan opini WTP.
Mahakam Ulu, kabupaten termuda di Kaltim, pada tahun ini berhasil meraih opini WTP yang sejak lima tahun lalu selalu sukar diraih. Terakhir pada laporan keuangan tahun 2018, Mahulu justru mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Sementara beberapa daerah lainnya juga yang mendapat opini WTP pada laporan keuangan daerah 2019 antara lain Pemkab Berau, Pemkab Kutai Kartanegara, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), serta Pemkab Mahakam Ulu.
Ada 7 pemerintah daerah yang berhasil mendapatkan opini WTP sebanyak lima kali berturut-turut atau lebih. Pemerintah daerah tersebut diantaranya Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda, Pemkot Balikpapan, Pemkot Bontang, Pemkab Paser, Pemkab Kutai Timur, dan Pemkab Kutai Barat.
Disela penyerahaan penghargaan itu, Gubernur Kaltim Isran Noor menegaskan, dirinya meminta BPK RI bekerja secara professional dan tidak perlu takut memberikan penilaian terhadap kinerja tata kelola keuangan pemerintah daerah.
Isran Noor juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik instansi vertical maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bersama-sama melaksanakan proses sehingga peringkat WTP telah dicapai oleh pemerintah daerah dilingkungan Pemprov Kaltim, dan berharap daerah yang meraih opini WTP bisa mempertahankan capaiannya di tahun berikutnya.(adv)
Penulis : Maruly Zainuddin
Editor : Rusdi