Penyaluran bantuan masker tersebut guna memenuhi permintaan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kaltim untuk keperluan penanganan bencana Corona Virus Disease (Covid-19) termasuk mendukung program pemerintah dalam Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker) pada 17 Agustus 2020 lalu.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Seksi Penanganan Darurat BPBD Provinsi Kaltim, Sugeng Priyanto kepada Staff Sekretariat TP PKK Kaltim, Anggy Iswantoro di Sekretariat TP PKK Jl M Yamin, Samarinda.
Dikatakan Sugeng, masker yang disalurkan tersebut merupakan sumbangan dari berbagai pihak seperti PT MHU, PT Ocean, PT Nano, PT IHM, Gugus Tugas Nasional BNPB, Wuling Motor serta dari Badan Intelijen Negara (BIN). “Totalnya ada 70 ribu masker yang kami salurkan,” kata Sugeng.
Sekadar diketahui, penyaluran bantuan masker ini juga untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo yang disampaikan pada 3 Agustus 2020 tentang keterlibatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam perubahan prilaku masa pandemi Covid-19. TP PKK Pusat sebagai mitra kerja Kementeria Dalam Negeri dalam hal ini Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa akan menyelenggarakan PKK Gerakan Bersama Pakai Masker atau dikenal dengan istilah #GebrakMasker di seluruh Indonesia pada 17 Agustus 2020.
Adapun mekanismenya, pemerintah daerah bersama TP PKK dan stakeholder bersama-sama melaksanakan Gebrak Masker. Pembagian masker tersebut dilaksanakan setelah Upacara Peringatan HUT RI, serta mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan Gebrak Masker serta melaporkan pelaksanaan kegiatan tersebut kepada Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa.
Dalam pelaksanaan Gebrak Masker ini TP PKK serta kader bergerak di wilayah masing-masing secara massal dan seluas mungkin. Adapun hal-hal yang tetap harus diperhatikan diantaranya adalah protokol kesehatan tiap kader. Kader yang dilibatkan adalah yang sehat dan tidak rentan serta memakai masker yang benar. Menjaga jarak minimal satu meter, sering cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer serta menghindari kerumunan.
Kemudian, TP PKK bekerjasama untuk ketersediaan masker dan tenaga distribusi dengan mitra-mitra lain seperti pemerintah, swasta, ormas, komunitas, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh ulama, tokoh wanita, termasuk para tokoh pemuda. Selain itu, TP PKK dalam pelaksanaan Gebrak Masker ini juga diminta untuk melakukan publikasi yang lebih luas secara kewilayahan dan nasional dengan memunculkan slogan “PKK #Gebrak Masker”.(adv)
Penulis Maruly Zainuddin
Editor : Rusdianto