Seperti diketahui, perairan laut Bontang memiliki potensi kekayaan perikanan yang sangat baik. Terlebih, Kota Bontang juga mempunyai terumbu karang, padang lamun dan ekosistem mangrove yang sangat potensial untuk mendukung sektor pariwisata bahari.
Namun sayangnya, kekayaan perairan laut Bontang ini sangat rawan karena selalu menjadi sasaran kejahatan kegiatan penangkapan ikan secara merusak (Destruktive Fishing), khususnya pengeboman ikan dan penggunaan racun.
Kepala DKP Kaltim, Riza Indra Riadi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Istiko Tauhid Jati mengatakan, untuk bisa menekan jumlah kasus Destruktive Fishing tersebut, selain menggiatkan patroli, pihaknya juga akan menempuh cara lain dengan menggandeng dan mensinkronkan kegiatan dengan Pemerintah Kota Bontang dan perusahaan besar yang ada di kota tersebut.
“Harapannya, dengan adanya kerjasama bersama perusahaan ini, maka CSR-nya bisa diarahkan untuk disalurkan ke sektor perikanan dengan membantu nelayan sebagai upaya pemberian mata pencaharian alternative. Jadi tujuan utama program ini adalah agar pelaku Destruktive Fishing atau bomber ini dapat diberikan pemahaman agar insaf dan tidak lagi melakukan kegiatan penangkapan menggunakan bom ikan,” terang Istiko.
Dia juga mengatakan, pihaknya telah melakukan penggalangan dukungan ke Sekretariat Daerah Bontang dan diterima langsung Kepala Bagian Ekonomi dan Kasubag SDA. Selain itu, penggalangan dukungan juga dilakukan ke Satpolair Bontang diterima langsung Dansatpolair, Iskandar, termasuk ke manajemen PT PKT yang ditemui Manajer CSR, Fahri Husaini dan Kabag/Super intendent Agus Herwanto.
Tak hanya itu, DKP Kaltim juga berkoordinasi menggalang dukungan dengan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang guna pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket).
“Kepala DKP Kaltim, sangat berharap dengan keterlibatan banyak pihak, kegiatan akan lebih efektif dan tingkat keberhasilan program akan lebih besar. Dan kami pun telah melakukan presentasi di instansi yang kami temui ini terkait kegiatan yang akan dilakukan Bidang Pengawasan DKP Kaltim pada 2021 mendatang di Bontang,” imbuhnya.
Penulis: Maruly
Editor: Desman Minang