Selain itu adapula bantuan berupa logistik seperti sandang sebanyak 225 paket, lauk pauk 420 paket, makanan siap saji 420 paket, makanan tambahan gizi 420 paket, paket perlengkapan keluarga 186 paket, serta paket kebersihan keluarga sebanyak 150 paket.
Sekretaris BPBD Kaltim, Tanto Kusneri melalui Kepala Seksi Penanganan Darurat, Sugeng Prayitno dan Staf Logistik-Peralatan, Satria mengatakan, bantuan dari BNPB tersebut saat ini masih tersimpan di dalam gudang BPBD, dan sewaktu-waktu akan disalurkan kepada yang membutuhkan ketika terjadi kondisi bencana di Kaltim.
“Baru saja bantuannya datang pada Mei tadi, biasanya pengiriman bantuan ini lebih cepat di awal tahun, tapi karena ada pandemi Covid-19 ini agak sedikit kendala pada proses pengiriman. Tapi yang jelas sekarang bantuan ini sudah ada di dalam gudang logistik,” terang Sugeng.
Bantuan dari BNPB ini jelas Sugeng memang rutin diterima oleh BPBD setiap tahun dan sifatnya untuk antisipasi jika terjadi kondisi bencana. Adapun besaran bantuan setiap provinsi berbeda tergantung potensi dan tingkat kerawanan bencana yang telah dipetakan oleh BNPB.
“Rutin saja bantuan dari BNPB ini, misalnya ketika Covid ini mereka kirimkan bantuan alat pelindung diri (APD), ketika terjadi Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) mereka (BNPB) kirim bantuan masker, termasuk pada bencana alam lain sepeti banjir, tanah longsor dan angina putting beliung” tambah Satria.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Pemprov Kaltim melalui BPBD juga menerima bantuan untuk penanganan Covid-19 dari BNPB berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 86 koli atau setara dengan 4.300 lembar.
APD tersebut kemudian didistribusikan kepada RSKD Balikpapan sekitar enam koli (300 pcs), dan BPBD Balikpapan 10 koli (500 pcs). Sedangkan sisanya yang 70 koli (3.500 pcs) APD diserahkan ke Dinas Kesehatan Kaltim untuk selanjutnya didistribusikan ke rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 dan tim medis Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Kaltim. (adv)
Penulis : Maruly
Editor: Desman Minang