Tetapi, dibalik gegap gempitanya perayaan, terdapat beberapa evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah kota (pemkot). Salah satunya mengenai waktu pelaksanaan yang terlalu larut malam.
Dengan banyaknya jumlah peserta yang terlibat, membuat acara berjalan hingga dini hari. Hingga pukul 02.00 WITA para peserta terlihat baru bisa meninggalkan lokasi acara. Hal ini menjadi sorotan banyak pihak.
Merespon hal tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, mengatakan bahwa kemungkinan tahun depan, BCC akan digelar selama dua hari.
“Kalau pesertanya tahun depan lebih dari seratus, kita coba pertimbangkan dua hari pelaksanaan,” ujarnya. Kamis (30/10/2025).
Dirinya menyadari antusiasme masyarakat Bontang terhadap BCC semakin tinggi setiap tahunnya. Namun, lamanya waktu pelaksanaan menjadi bahan evaluasi serius agar acara tetap nyaman bagi semua pihak, baik peserta, penonton, maupun panitia.
Meski terdapat beberapa catatan, Neni menilai pelaksanaan Carnival tahun ini berjalan dengan lancar. Ia juga menegaskan komitmen untuk terus menjadikan BCC sebagai agenda tahunan resmi yang akan diadakan pada malam hari.
“Kalau siang hari kasihan pesertanya, kita sudah pernah coba dan hasilnya banyak yang tumbang karena panas,” jelasnya.
Terlepas dari berbagai kekurangan, dirinya mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat mengsukseskan BCC 2025. Ia berharap pelaksanaanya selanjutnya bisa lebih sempurna lagi. “Yang penting, semangatnya tetap sama menampilkan yang terbaik untuk kota kita tercinta,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur