Dokter gigi yang memiliki paras cantik dan terlihat lebih muda dari usianya ini, 39 tahun, dirinya menangani sekitar penyakit pada mulut, gigi, rahang dan lidah, khususnya dengan operasi.
Dokter bedah mulut harus memiliki latar pendidikan dokter gigi, kemudian menyeleaaikan pendidikan spesialis di bidang ilmu bedah mulut.
Menurut Isabella atau yang biasa disapa Bella, cakupan bidang yang ditangani oleh dokter bedah mulut cukup luas. Dokter bedah mulut perlu menguasai ilmu kedokteran gigi sekaligus ilmu bedah umum.
Selain itu, dokter bedah mulut juga perlu mengikuti pendidikan spesialisasi selama 5-6 tahun (sekitar 12 semester) setelah menjadi dokter gigi.
"Alhamdulillah saya menjalani pendidikan spesialis bedah mulut 5 tahun di Unpad Bandung dan sebelumnya saya menjalani pendidikan dokter gigi umum di Unair Surabaya," kata ibu 3 anak ini.
Dokter yang hobi memasak dan traveling ini mengatakan, dalam menangani berbagai kondisi yang dialami pasien, ia terkadang berkolaborasi dengan dokter spesialis lainnya, seperti dokter bedah THT, dokter bedah plastik dan dokter onkologi.
Bella menyebut jika kondisi pasien masih ringan, maka ia bisa tangani dan dilakukan operasi di poli atau di ruang operasi RSUD Taman Husada Bontang.
"Kalau kategori jinak ya bisa disini, tapi ada juga yang ganas. Nah itu yang kami rujuk ke Samarinda karena harus kerjasama dengan bedah onkologi, harus kemo radioterapi," kata Bella (kk04/adv/diskominfo)
Editor: Aspian Nur