"Saat ini banyak nakes yang kelelahan dan terpapar, karena itu kami lakukan perekrutan tenaga kesehatan. Ini salah satu alternatif dalam penanganan pasien covid di rumah sakit," ujar Toetoek.
Dengan kondisi seperti ini Toetoek mengimbau sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif melawan Covid-19.
"Sudah saatnya masyarakat bertindak sebagai garda terdepan, masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan Covid -19, dengan cara menerapkan protokol kesehatan," jelas dokter gigi ini.
Penerapan protokol kesehatan individu menurut Toetoek, adalah bagian dari kewajiban masyarakat saat ini, untuk pencegahan penularan covid-19 dengan menghindari masuknya virus melalui hidung mulut dan mata.
Toetoek juga menjelaskan, beberapa tindakan yang harus dilakukan masyarakat antara lain menggunakan masker, menutupi hidung mulut hingga dagu.
"Masker benar-benar harus menutup hidung, mulut dan dagu. Dan jika beepergian karena saat ini sudah masuk virus Delta sebaiknya gunakan 2 masker, lapusan pertama nasker medis dan lapisan luar masker kain," terangnya.
Selain itu, lanjutnya prilaku cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau menggunakan handsanitizer, retap harus dilakukan. "Apalagi saat diluar sehabis aktifitas sering-sering mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir yang disediakan di beberapa tempat," katanya.
Menjaga jarak merupakan salah satu upaya menghindari penularan, minimal 1 -2 meter untuk menghindari percikan droplet dari orang yang bicara, batuk, dan bersin.
"Jangan lupa untuk selalu meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), Gizi seimbang, aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, serta istirahat yang cukup. Insha Allah kita bisa lawan Covid," tutuo Toetoek. (Kk04/adv/diskominfo)
Editor: Aspian Nur