Menurutnya, gonore menimbulkan gejala berupa kencing berwarna kuning, putih atau kehijauan dari penis, dibarengi rasa nyeri ketika buang air kecil. Sementara sifilis yang juga dikenal dengan sebutan penyakit raja singa, gejalanya bertingkat untuk fase awalnya ditandai dengan luka pada penis, yang tidak menimbulkan sakit.
Fase kedua jika itu tidak disadari lama-kelamaan akan memberikan dampak seperti ruam (bintik-bintik merah) pada beberapa bagian tubuh seperti ditelapak tangan dan kaki, gejala flu sampai demam.
Namun kalau gejala kedua diacuhkan akan masuk fase ketiga, dikenal dengan sifilis laten, yang tidak menimbulkan gejala apapun. Bila tidak diobati akan masuk fase empat yang disebut sifilis tersier (parah), dapat menyebabkan kematian. "Tapi kalau sudah sifilis tersier, bisa menyerang jantung, saraf dan lain-lain," papar Anwar.
Inilah kemudian perlunya edukasi kepada masyarakat agar mampu membedakan apa itu genora dan sifilis. Masyarakat jangan takut datang untuk berkonsultasi ataupun menjalani pengobatan dan yang terpenting adalah prilaku seksualnya harus sehat.
"Hindari berhubungan seks dengan berganti-ganti pasangan, jangan melakukan hubungan intim sebelum menikah dan jaga kebersihan organ intim," tutup Anwar. (ADV/KK05/DISKOMINFO)
Editor: Aspian Nur