Menurut Wijayanto, ada beberapa tips yang apabila diikuti apalagi istiqomah, maka hasilnya akan sangat baik bagi kesehatan tubuh. Pengaturan pola makan dengan gizi seimbang untuk mencegah penyakit tidak menular, seperti kencing manis, jantung, asam urat, kholesterol, darah tinggi dan penyakit lainnya, yaitu pertama adalah dengan niat.
"Baiknya mengatur pola makan tidak diniatkan hanya untuk menurunkan berat badan, namun lebih daripada itu, diniatkan untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih baik dan sehat," kata dr Wijayanto.
Tips kedua adalah menentukan kebutuhan makan perhari, dengan menyesuaikan berbagai faktor seperti aktivitas, olahraga, penyakit dan masih banyak lagi, tentunya dengan supervisi dokter gizi.
"Anjuran ketiga bagaimana mengetahui berbagai macam dan jenis makanan yang bergizi bermanfaat bagi kesehatan ," jelasnya. Anjuran ke empat adalah harus tetap berolahraga. "Melakukan olahraga secara rutin, sesuai anjuran dokter dengan menyesuaikan berbagai faktor pula, seperti usia dan penyakit," katanya.
Anjuran terakhir jurus pemungkasnya adalah dengan rutin berpuasa. "Manfaat sangat luar biasa jika kita rajin puasa. Lagipula sesuai anjuran Rasulullah SAW," katanya. Wijayanto juga menambahkan jika saat ini aturan Dinas Kesehatan dengan Pola "Isi PiringKu", menggantikan Slogan "4 sehat 5 sempurna, yang tidak dipakai lagi.(kk04/adv/diskominfo)
Editor: Aspian Nur