Selain itu ada juga ruang ICU lainnya, yang ditempatkan khusus di gedung Covid-19 dengan fasilitas 4 tempat tidur dan lima alat ventilator.

dr Arditya SpAn, dokter anastesi dan terapi intensif yang menjadi Kepala Instalasi Intensif (Ruang ICU) RSUD Bontang menjelaskan, untuk ruang ICU ada enam tempat tidur untuk pasien yang ke semuanya dilengkapi alat baru pendant sementara lima tempat tidur lainnya digunakan untuk ruang PICU, yang letaknya bersebelahan dengan ICU, tersekat dengan ruangan perawat.
Menurut Arditya, di ruang ICU sendiri dari enam tempat tidur ada dua tempat tidiur yang difungsikan untuk ruang isolasi.
“Kami juga ada ruang isolasi yang di sekat khusus untuk pasien ICU yang memiliki riwayat penyakit menular seperti TBC atau penyakit menular lainnya, jadi terpisah dengan pasien ICU lainnya,” terang Arditya kepada korankaltim.com Selasa (28/4/2020) kemarin.
Didampingi Kepala Ruangan Intensif Komsiati Ningsih SKepNes, ruang fasilitator yang dimiliki ruang ICU dan PICU RSUD Bontang, saat ini baru enam pendant yang dipasang di tiap tempat tidur pasien.
“Pendant ini merupakan alat modern yang praktis, modern dan serba elektrikal, tinggal nyolokin, karena disitu ada oksigen, kompresor, juga layar computer dan semua jenis terminal, terkumpul jadi lebih mudah,” jelasnya.
Pendant merupakan alat baru di RSUD Bontang, dan baru ada di RSUD di ruangan ICU sejak awal-awal Covid melanda, yakni pada tahun 2020.
Selain pendant ada juga alat DC Shock,monitor pasien, syring pump, infus pump, ventilator G. “Untuk yang alat baru pengadaan di 2020 hanya pendant 6 unit dan alat USG/Echo. Jadi dengan adanya USG ECHO ini, kalau ada pasien yang periksa jantung atau perut, tidak perlu turun ke bawah lagi, tetapi tetap di ICU saja,” paparnya.
Menurut Komsiati, ruang ICU juga memiliki 2 unit Blanket Warmer atau selimut hangat, yang digunakan apabila ada pasien ICU atau PICU yang mengalami kedinginan. “Kami cuma punya dua selimut hangat, karena tidak semua pasien ICU kedinginan. Selain itu kami juga tersedia kasur angin, dan ada 6 unit. Kegunaan kasur angin ini, untuk pasien dalam tempo lama, yang tidak bisa bangun, sehingga mengantisipasi terjadi lecet punggung, akibat terlalu lama baring,” pungkasnya. (KK04/ADV/Diskominfo)
Editor: Aspian Nur