Pasalnya, Bidang Ekonomi Masyarakat, SDA dan Teknologi Tepat Guna (TTG) akan berkunjung di Kecamatan Tabang dan Kecamatan Kembang Janggut Kabupaten Kukar pada pekan depan.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen DPMPD untuk mendongkrak ekonomi masyarakat melalui budidaya Jamur Tiram yang dikembangkan menggunakan serbuk kayu beratapkan daun nipah dan lantai dari bahan papan kayu.
"Kami berikan mereka fasilitas dengan harapan setelah dilatih warga di sana kemudian bisa mengembangkan sendiri usahanya. Apakah nantinya kerjasama dengan pelatih untuk potensi Jamur Tiram, kita kembalikan ke mereka lagi," ucap Kabid Ekonomi Masyarakat, SDA dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Elvis melalui Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Muriyanto Rabu (6/12/2023) kemarin.
Ia mengaku hanya mempertemukan warga Kecamatan Tabang serta Kembang Janggut dan memberikan pelatihan pengembangan Jamur Tiram tersebut. "Semoga ini bermanfaat serta membangun semangat masyarakat untuk membuat dan mengembangkan potensi ekonomi," harapnya.
Melalui pelatihan ini tidak menutup kemungkinan besar akan mendatangkan kolaborasi dari desa lain. Sehingga potensi jamur bisa diekspor ke luar daerah. "Pemasaran jamur bisa juga melalui BUMDes. Misalnya mereka serius budidaya jamur dan berkembang baik, maka BUMDes harus siap memprogramkan itu. (adv)