Kabid Ekonomi Masyarakat, SDA dan Teknologi Tepat Guna (TTG) DPMPD Kaltim Elvis melalui Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Muriyanto mengatakan teknologi hasil karya yang dibuat masyarakat secara mandiri akan diberikan penghargaan.
"Sebenarnya teknologi pabrik bisa diambil dari duplikasi karya luar. Tapi kalau duplikat sulit melakukan pengembangan lebih lanjut, dan juga beda dengan karya inovasi sendiri yang dibuat," kata Muriyanto Rabu (6/12/2023) kemarin.
Karya teknologi pabrik yang berhasil masuk nominasi akan kembali diikutkan ke dalam perlombaan atau pameran TTG di level nasional.
Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) bisa ditempatkan di kecamatan dengan membawai desa-desa, sehingga mempermudah proses pengembangan teknologi pabrik yang dikelola masyarakat.
Kompetisi TTG biasanya dinilai langsung dari perguruan tinggi, perwakilan dari pusat dan pihak DPMPD Kaltim," sebut Muriyanto.
Sebelumnya, gelaran TTG ke-9 dilakukan di Kota Bontang pada 9 hingga 13 Mei 2023 lalu. Acara tahunan ini menjadi salah satu rangkaian agenda utama dalam Innovation Week 2023 yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui DPMPD Kaltim. (adv)