Kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Aswanda mengatakan dari alokasi anggaran DD dan BLT Desa yang tersedia, kini sudah ada terserap sebanyak Rp88.749.761.050 atau sebesar 72,56 persen.
Nilai serapan ini dari alokasi anggaran sebesar Rp122.311.394.000 pada tahun 2023. Anggaran tersebut disediakan untuk 139 desa yang ada.
“Jadi untuk Paser saat ini sudah terserap 72,56 persen,” kata Aswanda.
Ia menyampaikan penyerapan anggaran dana desa dibagi tiga tahap, yang kemudian disalurkan perempat bulan. Sedangkan BLT desa dibagi per-triwulan, sehingga pertiga bulan baru diberikan ke daerah.
Penyerapan dana desa dari Pemkab Paser, kata dia, cukup baik serapannya. Terlihat pada tahap I sudah secara menyeluruh menyerap, sedangkan di tahap II tersisa satu desa yang belum.
“Tapi di tahap III itu masih sangat banyak, yaitu ada 112 desa yang belum tersalurkan dana desa,” sebutnya.
Sementara, terkait BLT Desa di Paser serapannya sudah baik. Karena dari triwulan I, II, dan III sudah diterima secara keseluruhan.
“Tapi di triwulan IV seluruh desa belum disalurkan,” tukasnya. (Adv)