Hal ini disampaikan Penggerak Swadaya Masyarakat Ahlu Muda Muriyanto yang menyebut dorongan ini bekerjasama dengan negara-negara yang mendukung penurunan emisi karbon melalui Program Forenst Carbon Partnership Fasility Carbon Fund (FCPF-CF).
"Ada sekitar 37 desa yanf kami datangi yaitu ada di Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim) dan Mahakam Ulu (Mahulu) yang menjadi target kami untuk program penurunan emisi karbon," kata Muriyanto Rabu (6/12/2023).
Nantinya sekitar 37 desa yang ditargetkan akan diminta untuk membuat persetujuan atau penoloakan tentang program FCPF-CF yang memiliki tugas dalam penurunan emisi karbon dunia.
"Mereka diminta tanda tangan setuju apa tidak, kalaupun tidak mereka harus membuat pernyataan, tapi syukurnya semua desa setuju dengan program itu," paparnya
Ini juga sebagai dukungan Pemerintah Daerah terhadap pemerintah pusat yang ingin menurunkan emisi karbon dunia. Terlebih ada insentif yang akan diberikan oleh Bank Dunia apabila berhasil menurunkan emisi karbon.
"Dana ini diberikan khusus oleh Bank Dunia bagi daerah atau negara yang berhasil menurunkan emisi karbon," tutup Muriyanto.