Peluncuran program Desa Anti Korupsi dilakukan oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Wawan Mardiana di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni, Pj Bupati PPU Makmur Marbun, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Kementerian Keuangan, dan 22 desa percontohan Desa Anti Korupsi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Anwar Sanusi mengapresiasi peluncuran program Desa Anti Korupsi. Menurutnya, program ini adalah inisiatif yang luar biasa dan berharga sebagai bukti nyata dari tekad pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi akar permasalahan korupsi dengan melibatkan masyarakat secara langsung.
"Desa Anti Korupsi adalah langkah penting dalam membangun masyarakat yang lebih transparan, berintegritas, dan bebas korupsi," kata Anwar.
Ia menjelaskan bahwa program Desa Anti Korupsi telah berjalan selama tiga tahun sejak tahun 2021 hingga 2023. Pada tahun 2023, terdapat 22 desa yang ada di Indonesia yang telah menjadi desa percontohan Desa Anti Korupsi. Pada tahun yang sama, terdapat 27 desa yang ada di provinsi Jawa Tengah yang menjadi desa percontohan Desa Anti Korupsi dalam skala provinsi.
"Kami berharap program Desa Anti Korupsi dapat terus berkembang dan meluas ke seluruh desa yang ada di Kaltim. Kami juga siap untuk mendukung dan memberikan bantuan kepada desa-desa yang ingin bergabung dengan program ini," ujarnya.
Ia menambahkan program Desa Anti Korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi dan mengontrol kinerja pemerintah di tingkat desa. Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai integritas dalam upaya pemberantasan korupsi.
"Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci sukses dari program Desa Anti Korupsi. Kami berharap program ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain dalam mencegah dan memberantas korupsi," tutupnya. (Adv)