ASN Diminta Netral dan Bijak di Media Sosial
1 menit baca1.297 kali dibaca

Penulis: Faishal Ays
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Menjelang pemilu 2024, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) diingatkan untuk menjaga netralitasnya sebagai abdi negara.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Anwar Sanusi ditujukan pada jajarannya, beberapa waktu lalu.
Anwar mengatakan, sebagai ASN, mereka harus netral dan tidak berpihak kepada salah satu parpol atau caleg. Ia juga meminta mereka untuk bijak dalam bersosial media, agar tidak menimbulkan kesan mendukung atau menentang calon maupun partai tertentu.
"Kalau pun mau berfoto yang normal-normal saja, seperti menempelkan tangan di dada sendiri atau digenggam. Jangan sampai ada foto yang menunjukkan simbol atau atribut partai atau calon," ujarnya.
Anwar juga mengingatkan ASN di lingkungan DPMPD untuk menjauhkan diri dari unsur politis di wilayah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mana pun di Kaltim. Menurutnya, hal ini bisa berdampak negatif terhadap kinerja pemerintahan.
"Sebab, sekarang ini sangat sensitif jika unsur politis masuk di lingkungan pemerintahan atau OPD. Bisa menimbulkan konflik atau gesekan antara ASN yang berbeda pilihan," katanya.
Anwar berharap, ASN DPMPD bisa menjadi contoh bagi ASN lainnya dalam menjaga netralitas dan profesionalisme sebagai abdi negara. Ia juga mengimbau mereka untuk tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
"Makanya saya pesan kepada semua ASN DPMPD untuk tidak gegabah menyikapinya. Keterbukaan informasi era sekarang siapa saja dan dimana saja bisa melihat aktivitas kita. Jadi, jangan sampai ada yang melanggar aturan dan kode etik ASN," pungkasnya. (adv)










