Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri mengungkapkan, dari informasi yang ia dapatkan, Aminuddin terjun ke laut, pada hari Senin (31/1/2022) pukul 18.00 Wita. Hal itu disampaikan oleh beberapa rekan korban, yang sedari kemarin juga ikut panik mencari Amin.
Ahmad Bajuri bercerita, bahwa Aminuddin merupakan Anak Buah Kapal (ABK) salah satu kapal penangkap ikan di Selambai. Ia bersama rekan-rekannya tinggal di kapal penangkap ikan tersebut.
Sebelum Aminuddin loncat ke air, ia baru saja selesai membantu pemilik kapal tempatnya bekerja, untuk memperbaiki rumah. Setelah selesai, dia berniat untuk mandi di kapal. Pada saat mau mandi di kapal, korban mengaku merasa ada yang mengajak untuk terjun.
"Jadi pas ditemukan dia itu seperti linglung. Saat sudah membaik korban mulai bercerita. Katanya dia kaya diajak. Setelah itu dia tidak ingat lagi," kata Bajuri, dihubungi melalui pesan singkat.
Kata Bajuri, korban dinilai hilang Selama 14 jam itu. Rekan-rekan ABK-nya dibantu warga pun sempat melakukan pencarian, namun tidak ada hasil. Kini Aminuddin sudah dievakuasi dan dirawat di rumah sakit. Meski kondisinya sudah perlahan stabil, Aminuddin masih tidak ingat apa-apa bagaimana ia bertahan di laut, selama 14 jam lamanya.
“Dia tidak ingat apa-apa, ditanya dari mana, bagaimana bertahan di laut, sama sekali tidak ingat,” tutup Bajuri.
Penulis: Romi Ali Darmawan
Editor: Supiansyah