Menurut keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, air mulai naik di beberapa wilayah mulai dari wilayah RT 19, Kelurahan Gunung Elai, Jalan HM Ardans depan Baitul Qur'an Pisangan, Kelurahan Satimpo, Jalan Achmad Yani, depan Bank Dhanarta, Kelurahan Api-Api, Jalan Haruan Rawa Indah, Kelurahan Tanjung Laut Indah, dan terakhir di Jalan Bandung 2 RT 25 Kelurahan Gunung Telihan.
Di titik banjir RT 19, Kelurahan Gunung Elai tepatnya di Jalan Labu Putih, Perumahan Tata Selaras, genangan air hingga pukul 13.07 Wita, genangan air sudah mencapai lutut orang dewasa.
"Jam 11 tadi baru sekitar 40 sentimeter," kata Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani melalui pesan whatsapp.
Saat ini BPBD masih melakukan pantauan di beberapa titik yang dinilai rawan banjir. Sejumlah ruas jalan terus meninggi hingga pukul 13.19 Wita ini. Selain itu, pembuangan air di beberapa tempat juga mengalami penyumbatan.
"Tapi kami sudah minimalisir, beberapa tempat yang tersumbat telah kami urus, " jelasnya.
Dikonfirmasi terkait kondisi banjir di kawasannya, Lurah Gunung Elai Sulistyo mengatakan wilayahnya memang masuk dalam daftar dataran terendah dan merupakan daerah titik temu air.
Saat hujan deras beberapa tempat di kelurahan ini, hampir selalu tergenang banjir. Meskipun begitu, ia menjelaskan para warga sudah mempersiapkan diri. Misalnya dengan meninggikan rumah, atau membuat penghalang banjir di sekitar tempat tinggal mereka.
"Sejauh ini belum ada laporan ada yang terendam air. Warga setempat sudah sigap," jelasnya.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor : Bambang Irawan