Di dalam rapat juga dilaksanakan memori serah terima jabatan dari Plh Walikota Bontang yang dijabat oleh Sekertaris Daerah, Aji Erlinawati kepada Walikota Bontang terpilih Basri Rase. Usai serah terima, Basri Rase langsung memberikan pidatonya.
Basri mengatakan jika pemulihan ekonomi perlu dilaksanakan akibat dampak dari pandemi Covid-19. Ia menyebut adanya peningkatan jumlah kemiskinan serta pengangguran yang terjadi akibat kondisi ini. Untuk itu, ia masih tetap fokus terhadap penanggulangan Coivid-19 serta program vaksinasi di tahun 2021 ini. “Pemulihan ekonomi harus dirumuskan dengan tepat agar dapat menyasar”, ujarnya.
Selain masalah Covid-19, ia juga mengungkapkan akan melakukan penanggulangan banjir. “Banjir harus segera ditangani,” ungkapnya. Iapun berujar untuk melakukan inisiatif dalam melakukan perencanaan penanggulangan banjir. Hal ini bertujuan agar penanganan banjir dapat terakumulasi dari hulu hingga ke hilir. Basre mengungkap jika penanganan banjir akan dianggarkan di Tahun 2021 ini. Dan terkait masalah dana akan meminta pusat serta provinsi turun tangan, disamping anggaran 10% dari APBD.
Basri dalam pidatonya juga menyinggung soal pengembangan pariwisata Bontang. Ia mengatakan jika pariwisata perlu dikembangkan selaras dengan Kaltim yang dirancang sebagai Ibu Kota Negara. Lebih lanjut ia akan mengoptimalkan seni dan budaya yang ada di Kota Bontang.
Bontang sebagai kota yang disokong salah satunya oleh Sektor migas perlu diimbangi dengan sektor industri yang baru. Karena sektor ini dinilai tengah mengalami penurunan. Dalam hal in Basri menyoroti soal UMKM. Menurutnya perlu pengembangan sumber daya manusia agar dapat menjadi masyarakat yang produktif dan berdaya saing. “Bontang memiliki keterbatasan Sumber Daya Alam (SDA) dan kewilayahan makanya harus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM),” tandasnya.
Pengembangan SDM pun menurut Basri perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja. Tentunya harus berselaras dengan kebutuhan industri. “SDM yang unggul akan berdampak pada kesejahteraan sosial,” tandasnya lagi.
Terakhir ia berujar jika pembangunan dapat terwujud jika Ada sinergi, kolaborasi Dan partisipasi aktif dari seluruh elemen. “Dukungan masyarakat untuk menciptakan iklim kondusif akan membantu mempercepat pembangunan,” bebernya.[]
Penulis : Choirun Nisa’
Editor: Rusdi