Pemkot mengalokasikan Rp10 miliar sampai Rp15 Miliar lebih yang masuk dalam pos anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) pada 2021.
“Berapa persisnya, saya enggak tau, tapi tidak melebihi Rp15 miliar,” kata Aji Erlynawati usai Raker di Kantor DPRD Bontang, Senin (7/12/2020) kemarin.
Anggaran tersebut berfokus kepada pencegahan Covid-19, mulai dari pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), penyemprotan disinfektan dan beberapa kebutuhan lainya.
Untuk penanganan masuk dalam pos anggaran Dinas Kesehatan yang dinilai cukup besar yakni sekitar 10-20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Anggaran kesehatan kita sudah masuk dalam penanganan. Makanya kita lebih fokus ke pencegahan,” sebut Aji.
Selain itu, Pemkot juga akan menggenjot pembangunan Rumah Sakit Tipe D untuk kepentingan penanganan Covid-19 tahun depan. “Jadi bisa untuk penanganan, seperti karantina dan lainnya lah,” paparnya.
Aji berharap agar tren Covid-19 bisa segera menurun atau usai dan meminta masyarakat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. “Semoga tahun depan kondisinya sudah membaik,” harap Aji. (*)
Penulis: */Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur