Sedangkan 37 kasus lainnya, dikatakan Bahauddin, merupakan hasil PCR RS PKT, kemudian disebut 330BTG sampai 367BTG.
Hanya saja, 37 kasus tersebut bukan hanya berasal dari PKT saja, melainkan dari perusahaan lain, ada juga dari masyarakat umum.
Mengenai klaster Sidrap, dijelaskan Bahauddin, pasien yang terkonfirmasi positif seorang ibu-ibu dan telah meninggal dunia, dengan koding 291BTG.
“Seorang ibu ibu masuk dirawat di RSUD dengan keluhan mirip Covid, dilakukan swab saat itu, namun jam tiga subuh, keluarga ada minta untuk pulang di rumah. Ternyata pada jam tujuh pagi dinyatakan meningga dunia. Pada saat yang bersangkutan ke luar, belum mengetahui statusnya pada saat itu,” jelas Bahauddin.
Sekitar pukul 11.00 WITA, dijelaskan Bahauddin, tim Gugus baru tahu bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif. “Sehingga teman-teman lakukan penelusuran di mana alamatnya. Jam 11 ketemu. Ternyata beralamat di Kampung Sidrap,” ujar Bahauddin.
Menurut Bahauddin, selama jangka waktu empat jam itu, ada kontak erat dengan keluarga sebanyak 30 orang lebih dan tim Gugus Covid, sudah lakukan swab juga rapid, ernyata ada 11 orang yang terkonfirmasi positif.
Penulis: Cholisoh
Editor: Bambang Irawan