Penangkapan tersebut mengejutkan warga sekitar, mengingat salah satu terduga pelaku dikenal sehari-hari sebagai penyuplai ayam potong ke sejumlah pasar lokal.
Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. “Iya benar ada ribut-ribut. Banyak polisi bersenjata besar,” ujarnya Korankaltim.com, Kamis (17/7/2025).
Dirinya mengatakan, terlihat dua orang, laki-laki dan perempuan diamankan petugas bersenjata tersebut. Namun, saat dirinya mengkonfirmasi ke petugas, pelaku terjerat karena kasus sabu-sabu.
“Infonya karena sabu-sabu. Tapi saya heran, kenapa petugas banyak bawa senjata. Kejadiannya itu tadi pagi,” akunya.
Dirinya mengaku tidak mengetahui identitas kedua pelaku dan terlihat bukan warga sekitar.
Sementara itu, Lurah Gayam, Purwawijoyo membenarkan kejadian penangkapan itu. “Betul ada kasus teroris di Milono,” katanya saat dikonfirmasi.
Ia menyebut, kedua terduga pelaku yang diamankan bukan merupakan warga Kelurahan Gayam maupun warga asli Berau. Namun, keduanya diketahui telah menetap di Jalan Milono, RT 12, Kelurahan Gayam, selama kurang lebih tiga bulan terakhir.
Saat ditanya terkait kronologis penangkapan, dirinya memilih untuk bungkam dan tidak menjelaskan secara detail. “Mohon maaf kami hanya mendampingi aja,” tutupnya.
Editor: Erwin