Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terjadi pada koordinat 2,47 Lintang Utara dan 116,85 Bujur Timur dengan kedalaman 51 kilometer.
Guncangan akibat gempa ini dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Tanjung Selor, Kalimantan Utara hingga Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
BMKG melalui akun X @infoBMKG, guncangan gempa yang terjadi di wilayah Tanjung Selor-Kaltara terasa dengan intensitas skala III MMI (Modified Mercalli Intensity), yang artinya getaran dirasakan nyata seakan-akan ada truk berlalu di dalam rumah.
Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Berau- Kaltim guncangan dirasakan pada skala II-III MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda di sekitarnya.
BMKG mencatat bahwa informasi ini diutamakan untuk memberikan data secara cepat, sehingga hasil pengolahan data dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang masuk.
Salah satu warga yang berdomisili Jalan Murjani II, Tanjung Redeb, Berau, menyadari adanya guncangan gempa tersebut. Dengan intensitas waktu yang tidak begitu lama, namun getaran gempa terasa. Bahkan saat dirinya dalam posisi tidur di atas tempat tidurnya, rumah pun terguncang.
"Saya langsung bangun. Karena getarannya terasa sampai tempat tidur saya ikut goyang," ujar Lina.
BMKG mencatat bahwa informasi ini diutamakan untuk memberikan data secara cepat, sehingga hasil pengolahan data dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang masuk.
Editor: Supiansyah