Pemerintah Kampung Teluk Semanting selama ini setiap tahun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) selalu memperjuangkan usulan terkait pengaspalan jalan ke kampung tersebut.
"Alhamdulillah, tahun ini ada anggaran pengaspalan untuk jalan menuju dua kampung yakni Kampung Semanting dan Kasai, tapi masih menyisakan dua kilo lagi yang belum teraspal. Masih kami perjuangkan tahun ini juga," kata Kepala Kampung (Kakam) Teluk Semanting Abdul Ghani kepada Korankaltim.com, Minggu (28/7/2024).
Belum rampungnya proyek pengaspalan jalan Kampung Teluk Semanting disebabkan masih kurangnya anggaran yang diberikan karena melalui anggaran perubahan hanya mendapatkan proyek pengaspalan sepanjang satu kilometer saja sehingga masih menyisakan kurang lebih 2 kilometer yang belum teraspal.
"Sisanya yang belum teraspal insya Allah dilanjutkan lagi tahun ini. Kami di Musrenbang sudah tidak lagi mengusulkan, karena mereka sudah menjamin untuk penuntasan pengaspalan di tahun ini," papar Ghani.
Sementara Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Benny Sepriady Panjaitan mengatakan untuk pengaspalan Jalan Poros Kampung Teluk Semanting yang telah terealisasi pada tahun anggaran 2024 lewat APBN Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp8,9 miliar dengan panjang penanganan aspal 840 meter dan saluran kiri kanan 300 meter yang telah terealisasi 95 persen.
Untuk pengaspalan Jalan Poros Kampung Teluk Semanting belum sepenuhnya rampung, menyisakan kurang lebih 3 kilo meter.
"Tahun depan kami usulkan lagi lanjutan aspalnya karena ini masih tahap pengajuan usulan DAK tahun 2025, jadi kami belum bisa tahu nilai anggarannya berapa untuk proyek kelanjutan aspal Jalan Poros Kampung Teluk Semanting," jelas Benny.
Editor: Aspian Nur