Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat menjelaskan, korban diduga tidak bisa berenang dan tenggelam saat bermain bersama seorang temannya. Saat sedang bermain di pinggir Sungai itulah, ternyata korban terbawa arus dan hilang.
Setelah menerima laporan dari ketua RT 12 tentang anak hilang yang merupakan warganya, tim BPBD Berau langsung menuju lokasi kejadian. “Iya betul, jam 5 sore tadi saya menerima laporan,” ujarnya.
Berdasarkan informasi, korban bersama temannya itu sebelumnya terlihat sedang bermain di pinggiran Sungai Kelay sejak kondisi air surut untuk mencari kepiting. Nofian menjelaskan, awalnya terdapat dua anak sedang bermain di pinggiran sungai, namun ketika kondisi air pasang, seorang anak berhasil diselamatkan oleh kru kapal disekitar lokasi dan nahas korban yang tidak bisa berenang tidak sempat tertolong dan diduga hanyut terseret arus sungai.
Diketahui, lokasi hilangnya korban merupakan kawasan perusahaan tempat kapal nelayan bongkar muat dan lokasi tersebut tidak bisa dimasuki sembarang orang, apalagi anak-anak.
“Sepertinya korban dan temannya bermain di bantaran Sungai Kelay hingga ke sini (lokasi hilang),” katanya.
Hingga berita ini ditulis, masyarakat sekitar dibantu oleh TNI-Polri, PMI dan BPBD Berau masih melakukan pencarian korban. "Hingga saat ini kami sudah menurunkan tim untuk mencari korban," tutupnya.
Editor: Maruly Zainuddin