Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Berau David Pamudji menyampaikan hal ini saat dikonfirmasi Korankaltim.com Jumat (28/4/2023) pagi tadi. "Untuk presentase perhitungan pertambangan penduduk tersebut berpatokan dengan unsur datang," ujar David.
Pertambahan penduduk per semester satu atau dua rata-rata sebanyak 3.500 orang hingga 4.000 orang yang datang ke Bumi Batiwakkal .
Namun secara implementasi perhitungan pertambahan penduduk diantara jumlah penduduk dikurangi pindah keluar ditambah lahir lalu dikurangi meninggal dunia.
"Jadi kalau satu tahun per semester ya antara 7 ribu sampai 8 ribu orang baru datang ke Berau," ungkapnya.
Contoh tahun 2020 lalu ketika suasana menyambut pemilihan kepala daerah (Pilkada) Berau mengalami peningkatan penambahan penduduk mencapai 15 ribu orang dalam satu tahun. Padahal seharusnya bisa mencapai 7-8 ribu orang saja.
"Dan masih banyak masyarakat yang tinggal di Berau tetapi belum mengurus perpindahan KTP di Berau tetapi masih KTP luar Berau," jelas David.
Tahun 2021 lalu Disdukcapil Berau telah mengeluarkan kebijakan baru bagi warga yang masih memiliki E-KTP luar daerah. “Kalau mau pindah daerah bisa diurus lewat Disdukcapil Berau, tidak perlu pulang kampung bisa kami bantu dengan mengajukan permohonan bantuan pindah bantuan cuman dia harus mengisi formulir blanko dan tanda tangan di Disdukcapil," tutup David.
Editor: Aspian Nur