Penjabat Sekretaris Daerah Pemkab Berau Agus Wahyudi menjelaskan, pembangunan jalan tersebut ditujukan memperpendek jarak bila ingin menuju ke Kampung Merapun sekaligus jalan alternatif bila jalan poros Kelay mengalami kerusakan.
"Jalan poros antara Kecamatan Kelay ini kan sering bermasalah, runtuh atau longsor, jadi nanti ada alternatif dari Kampung Tumbit Dayak masuk langsung tembus ke Kampung Merapun nanti," kata Agus kepada KoranKaltim.com, Senin (20/3/2023).
Dengan adanya akses jalan lingkar luar Kecamatan Kelay tentu akan menghemat jarak tempuh sekitar 30- 40 kilometer.
Jalan lingkar luar ini nantinya akan melewati kampung-kampung dengan sirip jalan yang tidak terlalu panjang, hanya akan memakan sirip jalan sekitar satu hingga dua kilometer saja.
"Kalau sekarang ke Kampung Merasa sirip jalannya sampai 14 kilo, ke Muara Lesan 13 kilo tentu cukup jauh," ungkap Agus.
Perencanaan tersebut sudah mulai terealisasi dari tahun ini dengan mengalokasikan anggaran sebanyak 34 miliar yang berasal dari anggaran dana Kabupaten dan Bantuan Keuangan (Bankue), namun tentu pembangunannya dilakukan secara bertahap.
"Jadi lebih efisien, dari Kampung Tumbit Dayak sampai nanti di Kampung Merapun, jdi bisa menghemat akses jalan hingga 30-40 kilometer," pungkas Agus.
Editor: Aspian Nur