
"Kami harus mengetahui seperti apa lokasi yang menjadi usulan penambahan jaringan air bersih, karena setiap lokasi membutuhkan metode yang berbeda," kata Saipul kepada Korankaltim.com Selasa (19/7/2022) hari ini.
Perumda Air Minum Batiwakkal berkoordinasi dengan DPUPR untuk memetakan wilayah yang menjadi prioritas hingga pemasangan jaringan air bersih.
"Pemetaan untuk mengetahui metode seperti apa tepatnya dalam pemasangan jaringan air bersih. Metode pengairan di Sambaliung mungkin berbeda dengan kelurahan lainnya," sambungnya.
Dirinya berupaya agar pemasangan jaringan air bersih di RT 20 Kelurahan Sambaliung secepatnya terpasang. Selain itu, pihaknya juga berusaha menjangkau wilayah lainnya yang belum terjangkau oleh Perumda Air Minum Batiwakkal, khusunya kawasan dalam empat kecamatan kota.
"Pemasangan jaringan pipa masih terus dilakukan oleh PDAM dan PUPR untuk menjangkau masyarakat, seperti di Kelurahan Gunung Panjang, Teluk Bayur dan beberapa lainnya. Total hingga saat ini sudah ada sekira 33 ribu sambungan yang harus dilayani Perumda Air Minum Batiwakkal," sebut Saipul.
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur