“Saya mendengar suara gemuruh, kemudian keluar rumah untuk memastikan apa yang terjadi,” ujar Siti Aisah, warga yang bermukim di perumahan tersebut kepada kepada KoranKaltim.com Senin (26/5/2022) hari ini.
Karena longsor itu, Siti mengaku tak bisa tidur sepanjang malam karena waswas terjadi longsor susulan karena hujan deras berlangsung cukup lama apalagi pot bunga serta pipa saluran air miliknya rusak
Siti sudah menghubungi pengembang perumahan untuk meminta pertanggungjawaban atas longsor yang terjadi namun tidak ada respons.
“Saya telepon pengembang perumahan tidak aktif, saya bingung bagaimana ini kalau sampai ada korban, saya juga tidak bisa mencari tempat lain karena baru pindah ke perumahan ini,” ungkap Siti.
Kalau longsor susulan terjadi potensi rumah miliknya tertimbun karena bukan pertama kali terjadi longsor di lokasi yang sama, meski sebelumnya terjadi longsor dengan muatan material yang jauh lebih sedikit.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur