Empat belas tahun satu atap dengan Yayasan At-Taqwa, akhirnya TK Annisa V memiliki gedung sendiri sejak 2018 lalu atas bantuan PT Berau Coal tersebut.
Kepala Sekolah TK Annisa V Mistun menuturkan, TK merupakan lembaga pendidikan tingkat awal yang diharapkan memiliki peran dalam membentuk dan membangun karakter anak sehingga memiliki berkepribadian yang baik dan menjadi bibit yang berkualitas.
“Karena setelah lulus dari sini, anak-anak sudah bisa salat dan membaca Iqra. Karena kami juga memprioritaskan pelajaran agama,” kata Mistun kepada Korankaltim.com Selasa (19/4/2022) hari ini.
Sejak berdiri 2004 lalu, kegiatan belajar mengajar di TK Annisa V sempat mengalami kesulitan karena dulu satu atap dengan Madrasah Ibtidaiyah (MI) milik Yayasan At-taqwa.
Mistun bersyukur PT Berau Coal merealisasikan usulan mereka untuk memiliki bangunan sendiri. Bangunan tersebut bertempat di sebelah lokasi mengajar mereka dulu terdiri dari tiga ruangan, satu ruang guru dan dua ruang kelas, lengkap dengan halaman untuk bermain anak-anak.
“Alhamdulillah, lokasi pun strategis karena tidak bercampur dengan murid dari sekolah lain. Sekarang juga sudah terpagar, fasilitas bermain anak bisa lebih aman,” papar Mistun.
Belum lengkap jika sekolah tidak memiliki ruang serbaguna atau aula yang bisa difungsikan sebagai sebagai tempat pertemuan dengan wali murid atau tempat untuk beribadah salat sunnah. Total 47 murid dan 4 tenaga pengajar dirasa terlalu sempit jika berkumpul di dalam ruang kelas yang tidak terlalu besar.
Mistun berharap, kerjasama dengan PT Berau Coal bisa terus terjalin dan berkesinambungan. Pihaknya juga membutuhkan uluran tangan baik pemerintah maupun pihak ketiga untuk memajukan dan mencerdaskan generasi muda.
“Semoga kami bisa terus amanah untuk memajukan TK Annisa V. Karena persaingan di luar sangat ketat. Mudah-mudahan PT Berau Coal bisa terus konsisten memberikan dukungan mereka untuk masyarakat,” sambungnya.
Tak mudah mengajar sebagai seorang guru TK. Banyak saja kendala yang dihadapinya. Tapi, Mistun tetap bertahan di TK Annisa V sejak berdiri pada 2004 silam. Hingga saat ini Ia menjabat sebagai kepala sekolah sejak 2012.
“Saya termotivasi untuk terus mengajar, melihat keinginan para ibu-ibu juga sangat tinggi untuk menyekolahkan anak-anak mereka di TK Annisa V ini,” tandasnya.
Seorang guru kelas TK Annisa V Sitti Jaliah menuturkan, kegiatan belajar mengajar diakui semakin leluasa karena mengajar di gedung sendiri.
Saat masih bergabung dengan sekolah lain dirinya merasa kesulitan mengatur peserta didik karena muridnya suka berlarian dan masuk ke kelas lain.
“Sekarang anak-anak jauh lebih fokus dan konsentrasi tidak terganggu dengan murid yang lebih tua. Lebih terarah juga, karena sudah tidak ada yang keluar masuk,” ujar Jaliah.
Seperti rutinitas TK Annisa V yang dimulai dengan baris berbaris lalu berdoa untuk orangtua dan membaca surat-surat pendek, mengatur anak didik jauh lebih mudah katanya. Bermain seraya belajar diselipi calistung.
“Jadi pelajaran diselipkan didalam lagu agar anak-anak gampang mengingat. Harapannya, lulusan TK Annisa V sudah bisa calistung saat masuk SD,” terangnya.
Community Development Manager PT Berau Coal, Hikmawati menuturkan, merupakan salah satu program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Berau Coal.
Untuk mendukung peningkatan kualitas SDM sejak dini. Maka perlu ditunjang dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai.
“Kami melihat kalau satu atap dengan sekolah lain pasti kondisinya kurang kondusif untuk digunakan sehari-hari oleh murid-murid TK yang rerata usianya masih di bawah 7 tahun,” tuturnya.
Komitmen pemenuhan hak anak Indonesia lewat pendidikan harus terus digaungkan oleh semua pihak. Maka itu, pihaknya merasa terpanggil untuk membangun sekolah tersebut agar proses belajar berjalan lebih nyaman dan aman.
“Semoga bangunan bisa benar-benar bermanfaat untuk proses belajar mengajar,” harap Hikmawati.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur