Peristiwa mengejutkan ini terjadi di Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau. Kapolres Berau AKBP Anggoro Wicaksono melalui Kapolsek Teluk Bayur Iptu Kasiyono menjelaskan kejadian ini kepada Korankaltim.com.
Sandra yang merupakan warga Jalan Kampung Cina Gang Empat, Kelurahan Teluk Bayur Kecamatan Teluk Bayur saat itu bersama warga lainnya sedang menunggu ritel tersebut buka untuk membeli minyak goreng.
"Kepada suaminya, Budianto, sebelum berangkat almarhumah sempat mengeluhkan sakit di bagian dada," ujar Kasiyono.
Dari penuturan suami almarhumah diketahui kondisi istrinya memang sedang sakit dan memiliki riwayat penyakit asma namun tetap pergi ke toko dan berkumpul untuk mengantre beli minyak goreng. Tak berselang lama di tempat tersebut, Sandra tiba-tiba pingsan.
"Dari penuturan saksi yang berada di lokasi kejadian, almarhumah saat berada di depan ritel iut sempat batuk dan tidak lama pingsan," jelas Kasiyono.
Melihat Sandar pingsan, keluarganya pun membawa kembali ke rumahnya karena jarak antara ritel dan rumah Sandra tidak terlalu jauh, sekitar 85 meter.
“Pukul 07.40 WITA memang toko belum buka. Meski begitu, ibu-ibu kalau dengar info, sudah pada ngumpul duluan tapi tidak dalam kondisi desak-desakan,” ujar Kasiyono lagi.
Dengan menggunakan mobil ambulans Kecamatan Teluk Bayur, almarhum dibawa suaminya menuju ke RSUD Abdul Rivai. Belum sempat tiba di RSUD namun sampai disana ternyata sudah dinyatakan meninggal dunia.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap almarhumah. Kasus dalam proses lidik Polsek Teluk Bayur. Rencananya jenazah korban akan dimakamkan di pemakaman Muslimin Kelurahan Teluk Bayur, masih menunggu kedatangan anak almarhumah dari Samarinda,” tutup Kasiyono.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur