Penyerahan beasiswa dan bus secara simbolis dilakukan pada Rabu (26/1/2022) yang dihadiri oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, Wakil Ketua DPRD, Syarifatul Syadiah beserta jajaran OPD Pemkab Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih dalam sambutannya menuturkan, atas nama Pemerintah Kabupaten Berau memberikan apresiasi kepada segenap jajaran PT Berau Coal, yang kembali memberikan bantuan beasiswa untuk para pelajar di Kabupaten Berau.
Ini merupakan satu langkah yang mencerminkan keseriusan sekaligus konsistensi dari PT Berau Coal dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan profesional unggul di Kabupaten Berau.
“Melalui pemberian bantuan dana pendidikan bagi anak-anak kita yang dinilai berprestasi dan memenuhi syarat, tentu sangat sejalan dengan misi kami, yaitu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal, Horas Parsaulian Pardede mengatakan, melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, PT Berau Coal berkomitmen mendukung program Pemkab Berau dalam berbagai pilar, terutama fokus kepada pilar pendidikan dan ekonomi. Hal ini dilakukan untuk mencetak SDM yang siap kerja dan mendorong geliat peluang ekonomi masyarakat.
Pengembangan SDM merupakan hal yang prioritas, termasuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi. Sejalan dengan hal itu, Politeknik Sinar Mas Berau Coal didirikan untuk menyiapkan tenaga kerja lokal di daerah agar memiliki keahlian di bidangnya dan mampu bersaing secara global.
“Melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal memberikan beasiswa untuk mendukung proses belajar mahasiswa. Hal ini sebagai bentuk kontribusi PT Berau Coal dalam mendorong semangat belajar dan mewujudkan pendidikan yang merata,” ucapnya.
Terkait penyerahan bus transportasi, dikatakan Horas, awalnya beberapa kampung dampingan tidak memiliki tarnsportasi angkutan bagi pelajar, sehingga setiap bulan PT Berau Coal sewakan mobil untuk antar jemput pelajar, setelah berjalan hingga 8 tahun pihaknya sadar suatu saat tambang pasti akan berhenti, kalau berhenti kan pasti program tersebut juga akan berhenti.
“Makanya kita gantikan dari program yang rutinitas itu dengan membelikan bus untuk BUMK, jadi bisa difungsikan sebagai transportasi bagi pelajar,” jelasnya.
Ia menambahkan, bus ini bukan hanya untuk sekolah, bisa juga difungsikan oleh BUMK untuk disewakan, yang nantinya keuntungan akan digunakan selain untuk menutup biaya operasional bus juga bisa masuk ke kas kampung sehingga menambah Pendapatan Asli Kampung (PAK).
“Harapannya dengan ada modal kerja tentu harapannya bisa berkembang, dan menjadikan kampung lebih mandiri” tandasnya.
Terpisah, Yoga Prasetya Salah satu mahasiswa Politeknik Sinar Mas Berau Coal berharap semoga kedepan bisa fokus menjalani pendidikan, karena dengan mendapat beasiswa pastinya sudah tidak memikirkan biaya, dan orang tua juga tidak dibebankan. Terima kasih yang sebesar-besarnya ia sampaikan kepada PT Berau Coal yang turut membantu peningkatan pendidikan bagi siswa di Kabupaten Berau.
“Dengan ini saya harap kedepannya bantuan seperti ini bisa terus berlanjut, juga menjadi motivasi kami untuk giat belajar dan mendapatkan beasiswa hingga akhir masa studi,” tandasnya.
Sementara itu, Didi sebagai Ketua BUMK Batu Bual Sejahtera Kampung Pegat Bukur, dirinya memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih karena selama ini PT Berau Coal telah banyak berkontribusi untuk Kampung Pegat Bukur.
Saat ini BUMK Pegat Bukur bergerak di berbagai sektor seperti peternakan, pertanian, dan support transportasi ke perusahaan. Dengan adanya sarana yang diberikan PT Berau Coal, sekarang bisa dikembangkan ke transportasi bagi pelajar.
Ia mengatakan, siswa yang sebenarnya membutuhkan transportasi justru siswa tingkat SMA, karena memang di Kampung Pegat Bukur tidak ada SMA jadi harus keluar kampung apabila ingin sekolah. Kalau dulu ada program binaan dari PT Berau Coal itu antar jemput dijamin dari Berau Coal jadi disewakan mobil warga setiap bulannya. Sekarang diberikan sarana untuk dikelola.
“Alhamdullilah terbantu, paling tidak untuk permasalahan anak sekolah yang biasanya bermotor sendiri ya mengurangi beban orang tua. Utama akan difokuskan untuk antar jemput anak sekolah, tetapi tidak menutup kemungkinan akan difungsikan ke hal lain, yang jelas sebagai penunjang bagi program BUMK,” pungkasnya. (Adv)
Penulis : Tri Romadhani
Editor : Bambang Irawan