Tim gabungan langsung melakukan pembersihan jalan dari materi longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerusakan kendaraan akibat longsor yang terjadi.
"Sudah ditanggulangi oleh tim gabungan petugas dan kini sudah bisa dilewati. Aktivitas lalu lintas kendaraan sudah mulai normal jam sebelas siang tadi," kata Trianto.
Longsor terjadi di kilometer 60 Kampung Long Beliu dan kali pertama longsor menutup seluruh badan jalan selama 2021. Diakuinya longsor memang sering terjadi, terutama pada musim hujan namun tidak sampai menutup seluruh badan jalan.
"Selain di kilometer 60, ada dua titik lainnya di sekitar lokasi yang longsor tetapi tidak sampai menutup jalan," sebut Trianto
Terpisah Camat Kelay Toris mengaku, jalur poros menuju Kutai Timur merupakan daerah yang rawan longsor, terlebih saat musim hujan.
Pihak kecamatan juga mendapat bantuan dari perusahaan swasta yang beroperasi di Kecamatan Kelay berupa alat berat untuk menanggulangi longsor.
"Kami dapat informasi itu pagi, jadi langsung kita koordinasi dengan unsur pimpinan kecamatan. Agar proses pembersihan cepat selesai, kami juga meminta bantuan dengan pihak ketiga," jelas Toris.
Penyebab longsor kemungkinan karena tanah tidak mampu menahan air, mengingat belakangan ini intensitas hujan cukup tinggi di Kecamatan Kelay.
Masyarakat yang melintasi jalur tersebut diminta waspada apalagi sedang turun hujan karena bukan tidak mungkin longsor terjadi secara mendadak.
"Kalau bisa selalu waspada saat berkendara disaat cuaca sedang tidak mendukung," tutup Toris
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur