Kedelapan bersaudara tersebut terdiri dari 3 perempuan dan 5 laki-laki, secara berurut masing-masing, yakni Nurul (24), Lobi (23), Purwandi (20), Renaldi (17), Ayu (14), Maya (10), Andra (8) dan Rangga (5).
Anak pertama pasangan suami istri tersebut, Nurul Awaliah mengatakan, kini ia bersama dengan dua saudara tertua lainnya harus menjadi tulang punggung bagi kelima adiknya untuk terus menyambung hidup.
"Tentu saya harus merawat adik-adik yang masih kecil, tidak mungkin kita tinggalkan. Karena tidak ada lagi yang mengurus selain saya dan dua saudara laki-laki tertua," ucap Nurul Minggu (22/8/2021) hari ini.
Ia mengaku, saat ini bekerja menjadi staf si kantor pemerintahan Kampung Ampen Medang, sehingga adik terakhir akan ia bawa saat bekerja. "Tiga adik yang masih sekolah saya tinggal karena kan mereka juga harus belajar secara daring," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Ampen Medang Kadriansyah menuturkan, langkah yang akan dilakukan pemerintah kampung diantaranya adalah akan rutin memantau serta melaporkan terkait perkembangan kedelapan bersaudara tersebut.
"Insya Allah untuk saat ini pelaporan baru sampai di kecamatan dan berikutnya akan kami tembuskan lagi sampai ke Kabupaten dan bila perlu sampai ke tingkat provinsi dan pusat," tuturnya.
Kadriansyah berharap, pemerintah daerah Berau dapat memberikan sumbangsih kepada delapan kakak beradik itu, ia merasa kasihan terhadap kejadian yang menimpa salah satu stafnya tersebut, mengingat mereka masih memiliki adik paling kecil yang berusia lima tahun.
"Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada warga saya ini, agar bisa melanjutkan pendidikan. Serta bantuan lainnya, agar mereka bisa menyambung hidup yang layak seperti anak seusia mereka pada umumnya," jelas Kadriansyah.
Meski begitu, pihak kampung tidak tinggal diam. Selaku ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kampung Ampen Medang, Kadriansyah mengaku, jika bantuan seperti paket sembako juga sudah disalurkan kepada kakak beradik tersebut. "Kami sudah berikan santunan karena orang tua yang bersangkutan terpapar Covid-19," tutupnya.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur