“Biduk-biduk, Pulau Derawan, Maratua, semua tidak ada yang zona hijau, jadi terpaksa ditutup sementara.,” kata Masrani Minggu (1/8/2021). hari ini. Penutupan sejumlah lokasi membuat para pelaku usaha dibidang pariwisata mengeluh, banyak pihak yang meminta untuk tetap dibuka agar income tetap masuk.
Namun menurut Masrani untuk saat ini semua pihak harus bersabar dan mengikuti aturan. “Memang dilematis, tapi harus bersabar dulu, lantaran di daerah Maratua yang jauh saja bisa ada kasus dan ternyata itu OTG, justru itu lebih gawat,” bebernya.
Banyak masyarakat di daerah pariwisata, yang sebenarnya mendukung untuk penutupan, tetapi keputusan itu sebagian besar tidak bisa diterima pelaku usaha. Saat ini, pihaknya tentu akan memperketat pintu masuk daerah wisata, dengan bantuan Satgas Kecamatan dan Kampung.
“Upaya untuk menurunkan kasus ya, dengan salah satu contohnya tadi, diadakan tes antigen ke Derawan. Ya saya harap juga masyarakat jangan berwisata dahulu,” jelasnya. Pihaknya berusaha ketat untuk menghindari masuknya pengunjung yang berasal dari daerah luar Berau.
“Kami pernah kecolongan, ada wisatawan dari Tarakan yang datang, padahal sudah ditutup oleh pemerintahan kampung makanya kami tak mau itu terulang,” ungkapnya.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur