Zainal mengungkapkan, dengan silaturahmi ini mudah-mudahan, jalan yang sudah masuk dalam rencana bisa terlaksana. Selain itu, pembangunan jalan tol dari Kampung Baru, Kalimantan Utara, hingga ke Tanjung Batu, Kalimantan Timur, bisa segera terbangun.
“Bila terkoneksi, hubungan Berau dan Bulungan semakin dekat,” bebernya. Zainal mengungkapkan dalam pembahasan bersama Gubernur Kaltim Isran Noor, pengerjaan jalan tol akan dilakukan secara bersama-sama, sehingga di wilayah Pemprov Kaltara mengerjakan di wilayah Kaltara dan Kaltim kerjakan di wilayahnya.
"Tapi untuk pengerjaannya kami harus melihat hasil survei dulu, apakah bisa dikerjakan dengan membuat badan jalan baru atau menggunakan yang sudah ada, baru setelah itu kami bahas lagi bersama-sama," katanya.
Jika jalan tol ini dapat terealisasikan dengan baik, Zainal memastikan keberadaan jalan tol tersebut dapat memangkas jarak tempuh antara Bulungan dan Berau. Sedangkan, untuk jarak tempuh dari Bulungan ke perbatasan Berau kurang lebih 70 km. Sebaliknya, dari perbatasan Bulungan ke Berau sekitar 50-60 km.
"Ke depan tol ini akan terkoneksi juga dengan Kota Baru Mandiri (KBM), bandara dan pelabuhan yang ada di ibu kota Provinsi Kaltara," ucapnya. Ia mengatakan, dengan terbangunnya tol tersebut, akses jalan akan semakin dekat. Selain itu, hasil bumi dari kedua wilayah tersebut bisa lancar.
Di sisi lain, akses wisata di kedua tempat akan semakin mudah dijangkau, dan membantu pemerintah melakukan promosi wisata. “Untuk pelaksanaan sendiri rencana akan dimulai pada tahun depan. Mudah- mudahan Berau bisa mengimbangi,” ucapnya.
Bupati Berau, Sri Juniarsih menyambut baik rencana Gubernur Kaltara untuk membangun tol Kaltim-Kaltara. ia mengatakan, apa yang menjadi rencana dua provinsi ini, yang sangat berdampak baik untuk ke depannya.
“Seperti yang disampaikan Gubernur Kaltara tadi, beliau sudah koordinasi dengan Gubernur Kaltim. Kami sendiri siap merealisasikan sesuai dengan instruksi Gubernur Kaltim,” ucapnya.
Ia melanjutkan, untuk saat ini memang belum ada kendala yang ditemui dalam perencanaan pembangunan tersebut, namun ia belum bisa memastikan kedepannya seperti apa. “Untuk saat ini tidak ada kendala,” katanya.
Penulis : Tri Romadhani
Editor : Bambang Irawan