Pemasangan wifi gratis merupakan suatu program yang penting disaat pandemic Covid-19 karena memaksa proses belajar mengajar dilakukan secara online atau pembelajaran jarak jauh.
“Saat ini banyak pelajar mahasiswa harus belajar online. Wifi gratis ini pastinya membantu meringankan beban orangtua dalam membeli kuota untuk belajar anaknya,” papar Gamalis.
Meski Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah memberikan kuota gratis untuk pelajar, mahasiswa maupun dosen dan guru, namun masih ada yang belum menerima bantuan itu. Lantaran ada yang belum sempat mendaftar, ataupun nomor yang didaftarkan telah tidak aktif.
“Jadi ini juga untuk membantu mereka yang tidak mendapat bantuan kuota Kemendikbud. Sehingga pemasangan wifi gratis ini penting adanya,” jelas Gamalis lagi.
Mengenai titik mana saja yang akan dipasang wifi, Gamalis menyebut Pemkab melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan, namun yang pasti daerah yang telah dialiri listrik lah yang lebih dulu mendapat wifi gratis.
Kepala Diskominfo Berau Susila Harjaka kepada korankaltim.com Rabu (14/4/2021) siang tadi menjelaskan, pihaknya saat ini lebih berfokus terlebih dahulu untuk mengembangkan infrastruktur penunjang.
“Penekanannya untuk terlebih dahulu menangani zona yang belum mendapat jaringan internet atau biasa kita sebut blank spot, bagaimana mau dipasang wifi jika infrastruktur yang ada saat ini belum memadai,” kata Susila.
Diskominfo masih menunggu hasil perencanaan anggaran yang dilakukan pemkab dan persetujuan DPRD Berau dan berharap program ini didukung penuh apalagi merupakan bagian dari 18 program unggulan daerah. “Mudah-mudahan ada anggarannya,” harap Susila.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur