“Kepala Dinas Pertanahan baru pulang dari perjalanan dari kota Samarinda-Balikpapan kemudian setelah balik ke Berau yang bersangkutan hari Selasa (1/9/2020) merasa sudah tidak enak badan kemudian berinisiatif melakukan swab mandiri dan barulah hari Rabu (2/9/2020) hasilnya keluar menunjukkan positif covid-19,” kata Iswahyudi.
“Sudah kami telusuri lagi apakah yang bersangkutan murni dari Balikpapan? atau dia ada kontak juga dengan klaster dari Gang Jeruk, karena menurut penilaian kami klaster dari Gang Jeruk ini cepat penularannya,” sambung Iswahyudi.
“Yang jelas SR positif dan beliau sedang berada di perawatan di RSUD dr. Abdul Rviai tapi saat ini kondisinya cukup baik tidak ada panas lagi tapi ya untuk sementara menjalani perawatan di ruang isolasi di rumah sakit,” jelasnya Jumat (4/9/2020) pagi tadi.
Sesuai dengan instruksi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Berau maka gedung terpadu II yang meliputi empat dinas di dalamnya yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMPK), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Komunikasi Informatika, dan Dinas Pertanahan sejak Rabu (2/9/2020) hingga Jumat (4/9/2020) memberlakukan Work From Home (WFH) atau berkerja dari rumah untuk para aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja disana. “Hari Senin nanti baru kerja lagi, kecuali orang-orang yang kontak erat yang mungkin sama-sama dengan beliau ke Samarinda mereka harus isolasi minimal 10 hingga 14 hari sedangkan yang lainnya itu ruangan sudah di sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan maka Insya Allah sudah tidak masalah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Iswahyudi. (*)
Penulis : Indra
Editor: Aspian Nur