“Tantangan jadi Polwan adalah disiplin waktu. Selain itu, pekerjaan tidak boleh kalah dengan laki-laki. Dalam badan Polri, pekerjaan polisi laki-laki dan polisi wanita adalah sama, tidak ada perbedaan,” ungkap Bripka Stefani Ipung, usai Upacara Virtual Peringatan Hari jadi Ke-72 Polwan, di Ruang Command Center Polres Berau, Selasa (1/9/2020).
Bripka Stefani Ipung yang juga anggota Satlantas Polres Berau ini sudah mengabdi selama 14 tahun. Dirinya mengatakan ada berbagai macam suka dan duka selama menjadi seorang Polwan. “Sukanya selama jadi Polwan ini bisa punya banyak teman. Bukan hanya dari kalangan Polri saja, tetapi juga menjadi teman masyarakat. Kita (Polwan) juga suka bersosialisasai di masyarakat, di sekolah. Selain itu, kita juga rutin berbagi dengan sesama,” ungkapnya.
Selain ada suka, ada pula duka. Stefani menyebut, duka paling berat adalah menahan rindu dengan orangtua. Tidak setiap ada saat ada waktu libur, menyebabkan dirinya tidak bisa sering menjenguk orangtua. “Saat orang lain menikmati liburan, disaat itu pula kita harus meningkatkan kewaspadaan. Tapi itu sebagai bentuk pengabdian kita pada negeri. Untuk menjaga kamtibmas agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan rasa aman dan nyaman,” kata Stefani lagi.
Dalam HUT ke-72 Polwan tahun 2020 ini, Polwan Polres Berau mengadakan sejumlah bakti sosial, mulai dari donor darah hingga berbagi masker, sembako hingga sayuran dan makanan siap saji. “Kami lakukan bakti sosial terutama di masa pandemi Covid-19 ini, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Di konfirmasi secara terpisah, Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning berharap di hari jadi ke-72 Polwan ini, personelnya terutama polwan terus meningkatkan profesionalitas kerja dan bakti kepada masyarakat. Dirinya juga mengingatkan, menjadi seorang polisi bukanlah ajang untuk pamer belaka. “Jadi polisi bukan hanya sekedar pamer gaya. Kita juga harus meningkatkan profesionalitas kerja. Menjaga hubungan dengan masyarakat tetap baik dan meningkatkan tali persaudaraan,” kata Edy. (*)
Penulis : Indra
Editor: Aspian Nur