Jika pada Iduladha tahun sebelumnya Istana Kepresidenan mengirimkan sapi jenis Simental Cross berbobot 830 kilogram ke Masjid Besar Al-Ula, maka pada 2026 giliran sapi jumbo jenis Simental Charolais dengan bobot mencapai 1.050 kilogram yang dipilih sebagai hewan kurban bantuan presiden.
Sapi kurban tersebut diberi nama Bison. Hewan bertanduk sempurna itu merupakan hasil peternakan mandiri yang dipelihara di MWK Farm, kawasan Gunung Binjai, RT 13, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur.
Pemilik MWK Farm sekaligus perawat langsung Si Bison, Anita, menceritakan nama tersebut disematkan karena karakter sang sapi sangat aktif dan dominan di lingkungan kandang. Selain karena postur tubuhnya paling raksasa di antara jajaran sapi lainnya, Bison dikenal sebagai pemimpin bagi kawanannya.
“Dia di sini itu paling aktif dan jadi semacam barometer untuk yang lain. Kalau Bison sudah bersuara, pasti sapi-sapi yang lain langsung ikutan. Makanya kami namai Bison,” ujar Anita kepada Korankaltim.com, Minggu (24/5/2026).
Secara fisik, sapi berusia 4 tahun lebih ini memiliki visual sangat gagah dan kekar. Tingginya mencapai 160 sentimeter dengan panjang badan fantastis diperkirakan sejauh 2 meter lebih.
Anita membeberkan, perjalanan Bison menuju gerbang Istana bermula saat sang suami mencoba mencari tahu prosedur pendaftaran bantuan kemasyarakatan Presiden ke Dinas Peternakan setempat.
Saat pertama kali didaftarkan sekitar 1,5 bulan yang lalu, bobot awal Bison berada di angka 973 kg. Namun setelah melewati berbagai tahapan kurasi, bobot sapi tersebut melonjak drastis.
“Kami daftar di bobot 973 kg. Kemudian dari dinas dilakukan seleksi-seleksi, dan ketika zoom dengan kementerian untuk timbang online, bobotnya naik drastis menyentuh 1.050 kg. Alhamdulillah, sapi saya yang terpilih,” ungkapnya.
Ia menambahkan, salah satu penentu lolosnya Bison dalam seleksi ketat kurban kepresidenan tahun ini adalah faktor estetika fisik. Salah satu syarat wajib dari tim verifikasi adalah sapi harus memiliki struktur tanduk yang sempurna, proporsional, serta dinyatakan sehat bebas dari segala penyakit.
Mengenai rahasia pertumbuhan bobot yang masif, Anita mengaku tidak ada pola asuh yang diubah sejak Bison resmi dipinang oleh perwakilan Presiden. Kunci utamanya adalah konsistensi perawatan harian yang telah berjalan satu tahun penuh sejak Bison masuk ke kandang MWK Farm pasca-musim kurban tahun lalu.
“Setiap harinya, Bison dimandikan dua kali sehari, mendapatkan pasokan pakan penguat atau jomboran dua kali sehari, serta tiga kali sehari asupan rumput hijau segar,” tuturnya.
Editor: Erwin