Mengingat lokasi kejadian di Balikpapan Batat, Kepala BPBD Balikpapan Usman Ali, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan unit pemadam kebakaran (damkar) dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balikpapan Barat ke lokasi kebakaran. Namun karena kondisi bangunan sebagian besar terbuat dari kayu, api cepat merembet sebelum armada tambahan tiba.
“Ini kawasan padat dan aksesnya terbatas. Jalannya hanya cukup satu mobil dan di beberapa titik bahkan harus lewat gang kecil. Itu membuat proses masuknya kendaraan pemadam tidak bisa cepat,” kata Usman kepada Korankaltim.com.
Di lokasi, bahkan terlihat pemadam harus menyambung selang untung menjangkau titik api. Kendati demikian, masih ada beberapa gang sempit yang bisa dilalui selang untuk menjangkau titik api sehingga petugas bisa melakukan pengepungan.
Bila melihat karakteristik wilayah dan potensi merambatnya api, BPBD lantas mengerahkan seluruh sektor untuk memperkuat penanganan. Secara keseluruhan lebih dari 10 unit truk pemadam diterjunkanm
"Kami juga kendapat dukungan dari tim pemadam kebakaran Lanal Balikpapan, Pertamina, dan Polda Kaltim," tutur Usman.
Api berhasil dikendalikan sekitar satu jam lebih. Meski demikian, proses pendinginan masih berlangsung karena material kayu menyisakan bara di bagian rangka bangunan. Di sela pendinginan itu, polisi juga telah memasang garis polisi untuk mempertahankan status quo.
Usman menyebut hambatan terbesar untuk penanganan pada peristiwa tersebut ada di kepadatan warga yang menonton dari jarak dekat, serta kendaraan yang terparkir di sisi jalan. Situasi ini memperlambat pergerakan armada pemadam yang harus saling bergantian masuk ke titik terdekat lokasi api
"Jadi sudah akses sulit, kemudian warga juga ramai di lokasi," ungkapnya.
Dari pendataan sementara, lima rumah terdampak berada di RT 29 dan satu rumah di RT 32. Petugas saat ini masih memastikan jumlah kepala keluarga serta total jiwa yang terdampak, mengingat beberapa bangunan ditempati lebih dari satu keluarga.
“Untuk korban jiwa tidak ada. Setelah pendinginan selesai baru dilakukan pemetaan akhir terkait jumlah kerugian dan data warga terdampak,” ucap Usman.
Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan awal belum dapat disimpulkan karena petugas harus memastikan sumber api dari titik pertama kejadian.
Editor Aspian Nur