Identitas pria tersebut diketahui berinisial SR berusia 51 tahun dan pertama kali ditemukan tergantung temannya karena sejak Selasa (28/5/2024) malam tadi SR tak berada dirumah.
Pagi tadi teman-teman almarhum yang hendak mencari sarapan pun berinisiatif mencari SR yang tak pulang hingga pagi hari. "Teman-temannya ini patungan cari sarapan. Ponakan yang beli makan, yang lain keliling mencari SR," kata Ipda Hendik Winarko kepada Korankaltim.com siang tadi.
Beberapa jam kemudian teman SR mendapati pria itu sudah tergantung di pohon kebun warga dengan potongan sarung yang diikat menggantung dipohon.
"Temannya ini kemudian menghubungin ponakan SR, RT dan kepolisian. Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi yang dilaporkan," sebut Hendik lagi.
Polisi yang ditiba di lokasi kejadian dibantu dengan sejumlah relawan serta unsur lainnya pun melakukan evakuasi terhadap jenazah pria asal Blora, Jawa Tengah tersebut. Polisi juga turut menemukan sejumlah barang bukti lainnya yang diduga milik almarhum.
"Didekat jenazah kami temukan uang tunai Rp6 Juta, pisau cutter dan obat rumput," ungkap Hendik.
Hendik menduga SR sudah mempersiapkan barang-barang tersebut untuk mengakhiri hidupnya. "Almarhum ini pekerja di PT BES, baru semingguan dia disini (Balikpapan)," ungkapnya.
Jasad SR saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke kediaman di Blora. "Keluarga almarhum tidak ada keberatan, mereka minta jenazah SR ini dipulangkan ke Blora," tutup Hendik.
Editor: Aspian Nur
Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi
tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi
masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan
percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau
memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas
layanan kesehatan jiwa.