Pemilik rumah Nurjannah mengatakan, kejadian berlangsung saat ia tengah mencuci piring. Sesaat kemudian hujan deras pun mengguyur disusul bunyi suara keras dari dalam rumahnya.
"Jam 7 kejadiannya pas saya cuci piring. Tiba-tiba ada suara bruakk," kata Nurjanah kepada Korankaltim com pagi tadi .
Satu bangunan yang disekat dua pada bagian tengah tersebut pun rubuh. Pemikik rumah tak menampik, bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu tersebut sudah cukup rapuh kondisinya.
"Sudah puluhan tahun saya tempati rumah ini. Memang kondisinya sudah jabuk (rapuh) juga," ujarnya.
Sebagian bangunan rumah itu sebelumnya dihuni oleh anak pertamanya, namun setelah menikah, Nurjannah kemudian tinggal berdua bersama anak keduanya.
"Sebelah ini anak saya yang tempatin. Tapi karena sudah nikah jadi ikut suaminya, jadi yang disebelah kosong," sambungnya.
Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya saja pemilik rumah masih cukup khawatir tengah kondiai rumahnya saat ini yang rubuh. "Belum tahu bagaimana kedepannya, gak ada keluarga juga kami disini, tinggal berdua sama anak saya," ucap Nurjanah
Editor: Aspian Nur