Namun, BMKG memastikan kabut asap yang terjadi bukan berasal dari Balikpapan, melainkan karena adanya sejumlah titik panas yang terjadi di sejumlah daerah di Kaltim.
"Untuk pagi tadi memang kondisi udara dilaporkan berupa udara kabut dengan jarak pandang mendatar atau visibility mencapai 4 Km," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun BMKG Balikpapan, Diyan Novrida kepada KoranKaltim.com, Jumat (6/10/2024).
Dia memastikan, kabut asap ini belum mempengaruhi penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. "Jadi belum sampai mempengaruhi penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan," terangnya.
Terkait kondisi ini, ia berharap Balikpapan segera diguyur hujan untuk mengurangi imbas kabut asap dan mengatasi kekeringan yang terjadi di Balikpapan.
Editor: Maruly Zainuddin