Direktur Utama PT Jasamarga Balikpapan - Samarinda Jinto Sirait mengakui adanya kecelakaan tunggal tersebut dan videonya sudah beredar, memperlihatkan truk jenis cold diesel dengan nomor polisi KT 8339 LN dalam kondisi terbalik di jalan tol sementara batu baranya berhamburan. "Sudah ditangani," kata Jinto dikonfirmasi Korankaltim.com melalui pesan WhatsApp siang tadi.
Terpisah Dirlantas Polda Kaltim Kombes Sonny Irawan melalui Kasat PJR Ditlantas Polda Kaltim Kompol La Ode PF mengatakan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WITA pagi tadi.
Truk bermuatan batu bara tersebut melaju dari arah Samboja menuju Balikpapan. Saat tiba di KM 12 Tol Balsam, truk yang dikemudikan sopir berinisial Z mendadak mengalami pecah ban belakang sebelah kiri. "Truk hilang kendali dan terbalik," kata La Ode.
La Ode memastikan tak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan tunggal di Tol Balsam. Petugas PJR yang berada dilokasi kejadian kata La Ode juga langsung melalukan evakuasi pada truk nahas tersebut. "Sendirian sopirnya, dia tidak membawa kenek," imbuhnya.
La Ode menyebutkan kecelakaan di Tol Balsam biasanya diakibatkan faktor kelalaian pengemudi mulai dari melebihi batas kecepatan hingga mengantuk. "Sebab lain adalah faktor kendaraan, seperti yang barusan pecah ban,” tutup La Ode.
Sementara Humas PT Jasamarga Balikpapan - Samarinda Achmari mengatakan tak ada larangan truk bermuatan untuk melintas di jalan tol. Bila mengacu pada SOP, kendaraan yang dilarang melintas di jalan tol yakni overload atau muatan berlebih dan angkutan muatan truk dengan bak terbuka.
"Kalau sudah masuk berarti tidak melanggar, kalau overload atau tidak ditutup muatannya (muatan terbuka) pasti kami tolak," kata Achmari melalui sambungan seluler.
Saat ini petugas JBS PJR Ditlantas Polda Kaltim, serta petugas keamanan (security patrol) masih berada di lokasi kecelakaan tunggal tersebut. Petugas saat ini masih berupaya melakukan pembersihan pada lajur tol yang terdampak ceceran batu bara dari truk yang terguling.
"Masih proses pembersihan, unit unit yang terkait masih di tkp untuk memastikan jalur aman dilalui dikendaraan," kata Achmari.