Saksi di lokasi kejadian, Yunus mengatakan, api pertama kali muncul dari bagian tengah bangunan. Kondisi angin yang cukup kencang saat itu membuat api dengan cepat merambat ke warung lainnya yang rata-rata terbuat dari kayu. "Saya liat api sudah muncul di atas atap. Gak lama merambat ke sebalahnya," kata Yunus, Minggu (10/9/2023).
Sejumlah warga yang melihat kobaran api pun berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Sebagian mengambil ember berisi air dan juga menggunakan alat pemadam ringan (Apar). "Gak sanggup karena apinya cukup besar tadi. Cuma pake ember berisi air, kewalahan warga," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali mengatakan, sebagian bangunan yang masih terbuat dari kayu itu membuat api dengan cepat membesar dan melahap bangunan. "Api cukup besar, karena ini rata-rata bangunan terbuat dari kayu," kata Usman.
Setidaknya, ada sebanyak tujuh unit mobil pemadam yang diterjunkan ke lokasi kebakaran. Setelah 30 menit berjibaku dengan api, tim pemadam pun berhasil menjinakkan api. "Ada korban tadi syok dan sudah mendapat perawatan dari tim kesehatan," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin