Muzakir, warga sekitar kepada Korankaltim.com sore tadi menjelaskan, dirinya mengetahui adanya kobaran api saat diberi tahu anak-anak yang melihat kepulan api di kawasan pasar.
"Awalnya kami tidak tahu kalau ada kebakaran karena memang ada perlombaan bola anak-anak. Ada anak-anak yang melihat dan memberi tahukan ke saya ada asap. Pas di cek di lokasi api sudah membakar lapak," kata Muzakir.
Dari informasi anak-anak itu juga diketahui awal mula kepulan asap timbul dari dibelakang lapak dan saat mengecek api masih kecil di dalam. Bersama warga lain Muzakir awalnya berupaya untuk memadamkan api namun kobaran api semakin membesar, membuat mereka kesulitan.
"Karena keterbatasan air dan apar akhirnya api dengan cepat membakar lapak," jelasnya.
Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Usman Ali saat dikonfirmasi menjelaskan mereka mendapatkan informasi kebakaran di Pasar Pandan Sari itu sekitar jam empat kurang sore tadi.
"Karena apinya cukup besar kami memerintahkan semua unit bergerak karena situasi di kawasan Pasar Pandasari ini cukup padat," ujar Ali.
Tujuh lapak yang terbakar berbahan kayu . Karena lokasi berada di areal luar pasar, petugas dengan cepat berhasil melakukan pemadaman. Adapun Damkar yang diturunkan dalam upaya pemadaman, masing -masing di bantu Damkar UPT Barat, sebanyak 5 Unit, dan Damkar Balikpapan Utara dan Tengah.
"Upaya pemadaman memakan waktu sekitar 30 menit. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tutup Ali.
Editor: Aspian Nur