Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Lembaga Pengembangan Tilawah Quraan (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur Nomor : 068 Tahun 2023 tentang hasil keputusan tim verifikasi peserta yang didiskualifikasi pada MTQ Ke -44 Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2023.
"Sudah selesai karena sudah didiskualifikasi. Infonya ada 16 orang peserta asal Balikpapan didiskualifikasi. Dan saat ini lomba berjalan aman, dan malam ini sudah pengumuman finalisasinya," ujar Ridwan Tassa, kepada KoranKaltim.Com melalui sambungan telepon, Jumat (19/5/2023).
Lanjut ia terangkan, pada dasarnya pihaknya ingin mencoba untuk meluruskan tujuan MTQ itu adalah di samping untuk silaturahmi yakni syiar atau kegiatan menyebarkan agama Islam.
Artinya dalam hal ini bukan semata untuk mengejar juara umum. Sehingga menurutnya, MTQ itu tidak perlu menghadirkan para pemain dari luar daerah.
"Yang kita luruskan dan teridikasi bahwa Balikpapan memang mengimpor pemain dari luar daerah. Dan itu sudah selesai karena sudah didiskualifikasi, jadi semua sudah berjalan aman dan semua sudah terkendali," ucapnya.
Oleh karena itu ia juga berharap kedepan, pada pelaksanaan MTQ siapapun jadi tuan rumah, kedepan dapat memanfaatkan potensi yang ada di Kaltim.
Editor: Rusdianto