Dari data yang dikumpulkan Pos Koordinasi (Posko) Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023 Pelabuhan Semayang per Senin (24/4/2023) lalu, tercatat sebanyak 41.169 penumpang datang dan meninggalkan Kaltim sejak 7 April 2023. 31.110 penumpang berangkat dan 10.059 merupakan penumpang datang.
"Kalau berdasarkan data jumlah itu meningkat 17 sampai 18 persen jika dibanding periode yang sama tahun lalu," ucap Kepala Bidang Lalu Lintas Laut Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan Wim Pondang Hutajulu, kepada Korankaltim.com Senin (24/4/2023) kemarin.
Sementara terkait puncak arus mudin di Pelabuhan Semayang tercatat terjadi pada 17 April dengan 4.955 penumpang dan 20 April dengan 6.251 penumpang.
Untuk arus balik melalui Pelabuhan Semayang, Wim memprediksi akan terjadi pada 26 dan 30 April serta 5 dan 8 Mei mendatang.
"Kakau H+1 lebaran kemarin itu ada 900 penumpang yang datang. Puncaknya itu kami prediksi nanti terjadi pada 26 April dan 30 April hingga 5 dan 8 Mei mendatang,"kata Wim.
Arus balik melalui di Pelabuhan Semayang menurut Wim biasanya terjadi dalam waktu yang cukup lama. Bisa terjadi hingga satu bulan kedepan. Wim meyakini, untuk arus balik mendatang pelaksanaannya akan jauh lebih mudah.
Mengantisipasi kepadatan pada arus balik mendatang, KSOP telah menyiapkan skema alur bagi penumpang datang. Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan penumpang diareal pelabuhan. "Terutama yang kami antisipasi adalah kepadatang di jalan. Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan Ditlantas supaya arus kendaraan tetap berjalan lancar,"lanjut Wim.
Meksi pelaksanaan mudik relatif lancar, Wim juga tak menampik soal keberadaan calo tiket yang berusaha mengambil ketuntungan dari para pemudik.
Namun menurut Wim keberadaan para calo jumlahnya sangat minim dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pun bila dibandingkan dengan pelabuhan lainnya. "Kami selalu mengingatkan dan menghimbau para pemudik, agar membeki tiket dari jauh-jauh hari sebelum pemberangkatan. Serta membeli tiket melalui agen agen resmi, semua itu sudah kamj sampaikan," tutup Wim.
Editor: Aspian Nur